RSS

Menanggalkan Kesombongan, Menjauhi Kebinasaan

30 Mei

Sebagai manusia, kita tak terlepas dari perasaan sombong. Disadari atau tidak, kadang terbersit dalam hati kita, perasaan bahwa kita lebih baik dari orang lain. Entah berdasarkan harta benda yang kita miliki, pengalaman yang kita punya, teman, keluarga, jabatan, pendidikan, dan lain sebagainya. Jika kesombongan sudah menghinggapi kita, kita akan merasa diri kita lebih tinggi dan sempurna dari yang lain, sehingga memandang rendah atau menghinakan orang lain. Rasulullah SAW bersabda:

“Kesombongan adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia.” (HR. Muslim).

Ketika kita merasa paling tinggi, paling benar, sulit bagi kita untuk mendengarkan orang lain, hati kita pun tertutup dari kebenaran. Kita lupa bahwa hanya Allah yang Maha Tinggi, segala sesuatu yang kita miliki berasal dari Allah dan bisa kita nikmati atas izin Allah SWT.

Dalam Al-Qur’an disebutkan:

Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh , dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri. (QS. An-Nisa:36).

Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung. (QS. Al-Isra’:37).

Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia; dan membelakang dengan sikap yang sombong dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa. (QS. Al-Isra’:83).

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. (QS. Luqman: 18).

Sungguh, tanpa izin dan kuasa Allah, kita tidak akan menjadi seperti apa yang kita banggakan sekarang. Segala yang ada pada diri kita adalah karunia Allah yang patut kita syukuri, namun tidak pantas kita banggakan. Semua adalah kepunyaan Allah, yang dititipkan kepada kita sebagai amanah. Semakin besar kelebihan yang dititipkan pada kita, semakin besar pula tanggung jawab kita untuk menghasilkan yang terbaik dalam hidup.

Tak ada kekuatan juga pengetahuan yang kita miliki kecuali sangat sedikit. Terlalu terbatas penglihatan kita untuk merasa paling baik, terlalu sempit pemikiran kita, ketika menggunakan ukuran-ukuran kita yang dangkal untuk mengukur derajat manusia. Kita begitu kecil di hadapan Allah, maka tak seharusnya kita berani merasa begitu besar, begitu hebat dan berkuasa. Allah tidak menyukai, bahkan memurkai orang-orang yang sombong.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang membanggakan dirinya sendiri dan berjalan dengan angkuh maka dia akan menghadap Allah dan Allah murka kepadanya.” (HR. Ahmad).

“Tiada masuk surga orang yang dalam hatinya terdapat sebesar biji sawi dari kesombongan.” (HR. Muslim).

“Orang orang yang sombong kelak di hari kiamat akan dikumpulkan seperti kawanan semut kecil, mereka di injak- injak oleh manusia, kemudian digiring ke neraka jahanam yang di sebut “bulas”, mereka ditimpuk api dari segala penjuru, mereka disiram lumpur racun dari lendir tubuh para penghuni neraka.” (HR. At-Tirmidzi dari Amr bin Syuaib).

Kesombongan hanya akan menghancurkan kita, mempersempit pemikiran kita, menghalangi kita untuk melihat kebaikan, menghambat kita untuk tumbuh dan berkembang, juga menciptakan permusuhan.

“Ada tiga perkara yang membinasakan, yaitu hawa nafsu yang dituruti, kekikiran yang dipatuhi, dan seorang yang membanggakan dirinya sendiri.” (HR. Athabrani dan Anas).

Sumber : http://www.alifmagz.com/

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 30 Mei 2011 in Islami

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: